Home » Cerita Sex Tante » Cerita Dewasa Ngesex Tante Sampai Pingsan
Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online

Cerita Dewasa Ngesex Tante Sampai Pingsan

Monday, September 19th 2016. | Cerita Sex Tante

Area mesum web khusus dewasa berisikan cerita sex, video bokep, foto sex paling hot dan nyata terbaru “Cerita Dewasa Ngesex Tante Sampai Pingsan” terbaru 2016 – Inisialku biasa dipanggil Teguh, aku adalah suami dari seorang istri yg cantik, seksi dan bahenol hingga menurutku sungguh sangat sempurna. Namun begitu sebagaimana layaknya sebuah pepatah, rumput tetangga sangatlah lebih hijau dan segar, itu yg berlaku dalam kehidupanku. Walaupun pelayanan seks yg kuterima dari istriku sungguh tdk kurang suatu apapun, masih jg terlintas dalam anganku fantasi yg menggairahkan setiap kali Tante Wulan berlalu di depan rumah.

 

cerita sex tanteCerita Dewasa Ngesex Tante Sampai Pingsan

 

Tante Wulan adalah seorang pengusaha Tekstil yg cukup ternama di kota Solo. Usia Tante Wulan sekitar 36 tahun, sementara suaminya adalah pemilik sebuah Hotel kecil di Pantai di Bali.-cerita sex tante– Barangkali karena lokasi usaha pasutri ini yg berjauhan, mungkin itulah penyebab mereka sampai sekarang ini belum dikaruniani anak.

 

Tante Wulan yg selalu melintas dalam setiap fantasi seksku. Kalau menurut penilaianku betis kaki Tante Wulan bak biji mentimun, berbulu hitam halus, sementara gumpalan buah dada, pantat maupun leher Tante Wulan sangatlah sejuk kurasakan seiring dgn air liurku yg tertelan dalam kerongkonganku. –cerita sex

 

Cerita dewasa terbaru, Diwaktu Sore hari, sehabis kubersihkan motor antikkuku, terlihat Tante Wulan keluar dari mobil.-cerita dewasa selingkuh- Saat itulah sejengkal paha putih di atas lutut tertangkap oleh mataku tdk urung senjataku berdenyut jg. Lamunanku buyar oleh panggilan istriku dari teras samping. Sesuai rencana, aku akan mengantar istriku untuk berbelanja ke pasar untuk membeli oleh-oleh yg akan dibawa pulang kampong.

 

Malam terakhir sebelum keberangkatan istriku sungguh suatu malam yg menggairahkan bagiku. Bagaimana tdk, setelah sekian minggu tdk pernah kulihat istriku minum ramu-ramuan anti hamil, malam ini dia kulihat sibuk di dapur mengaduk dua buah gelas jamu, satu untuknya satu untukku. Anak-anak asyik main video game di ruang keluarga. Kode rahasia dari kelopak mata istriku mengajakku masuk ke kamar tidur.

 

Pintu kamar kukunci, aku duduk di kursi sambil mengupas buah apel, sementara istriku yg mengenakan gaun transparan sedang meletakkan 2 buah gelas berisi rahasia kedahsyatan permainan ranjangku di meja di dekatku. Tonjolan payudara yg amat terawat bagus itu menyembul tepat di depan mataku.

 

Setelah kuminum jamu, aku mendekati Revi istriku sambil memandangi dari ujung kaki sampai ujung rambut panjang sebahunya perlahan kutelusuri. 15 menit sdh berlalu, Revi mulai melepas satu persatu pakaiannya hingga akhirnya tinggal BH dan celana dalamnya yg menutupi point penting persembahan untukku. Kudekap Revi sambil kucium mata indahnya, desahan nafsu terasa hangat terhembus di helaian bulu dadaku. Lidahku yg terjulur memasuki mulut Revi dan perlahan bergerak memutari langit-langit rongga mulut istriku. Balasan yg kurasakan sangatlah hangat menggetarkan bibirku.

 

Tangan Revi yg melingkari tubuhku bergerak melucuti bajuku. Sementara jilatan lidahku mampir mendarati leher yg putih bergelombang bak roti bolu itu. Jilatanku pindah ke belakang leher dan daun telinganya. Pelukanku memutar ke belakang diikuti belaian tanganku memutari gumpalan payudara yg semakin mengeras. Tdk urung telapak tanganku semakin gemetaran, kuremas halus payudara Revi dgn tangan kananku sementara tangan kiriku meraba dan mengusap sekujur pusaran. Revi mendesah-desah sambil memegang klitorisnya.

 

“Ougghhhh.., uchhhhh. Mas antar aku ke puncak nikmat bercinta buat bekalku pisah dua minggu dgnmu..!” permohonan Revi memang selalu begitu setiap bersetubuh.
“Janganlah terlalu banyak bicara Reviku, lebih baik kita nikmati malam ini dgn desah nafsumu, karena desah nafsu dan erangan kepuasanmu akan membuatku mampu mengantarmu ke puncak nikmat berulang-ulang. Kau tahu kan penyakitku, semakin kau mengerang kenikmatan semakin dahsyat pacuan kuda kontolku,” jawabku.
“Aagggghhhhhhh.., huuhhhh.., yesssss..!” desah nafsu Revi keluar sambil kedua tangannya meraba wajahku dan perlahan menuntunnya menelusuri titik-titik kenikmatan yg kata orang titik kenikmatan perempuan ada beratus-ratus tempatnya.

 

Memang sampai saat ini aku tdk pernah menghitung entah ada berapa sebenarnya titik itu, yg jelas menurutku tubuh perempuan itu seperti permen yg semuannya enak dirasa untuk dijilati, buktinya setiap mili tubuh istriku kujilati selalu nikmat dirasakan Reviku.

 

Sedotan lidahku lurus di atas meqi yg kemudian menjilat helaian bulu halus menuju Meqi. Harum semerbak aroma meqi wanita pedalaman. Kulumanku mendarat di bibir meqi sambil sesekali menarik lembut, membuat Revi menanggapi dgn erangan halus dan tekanan tangannya menekan kepalaku untuk semakin menelusuri kedalaman jilatan lidah mancari biji kedelai yg tersembunyi. Gigitan halus gigiku menarik lembut klitoris merah delima.

 

Tanpa kusadari Revi mengulurkan balon jari kepadaku, jari tengah tanganku yg terbungkus dgn balon karet pelan kumasukkan ke dalam lubang meqi Revi dan menari di dalam menelusuri dinding lubang senggamanya. “Sssstt.. uuhhhhh.. aduduhh..!” desah nafsu Revi membuat kedua kakinya gemetaran,

 

“Ayo Masssss..! Mmmmmppphhhh Sekaranggggggg..!” pintanya tdk sabar lagi.

 

K0ntolku yg sejak tadi mengejang ditariknya menuju ring tinju persetubuhanku. K0ntolku memang tdk seberapa besar, namun panjangnya yg 18,3 cm ini sejak perjaka dulu kupasangi bulu kucing, dan hal itu yg membuatku mampu main berulang-ulang. Di atas ranjang Revi membuat posisi silang, posisi yg sangat dia senangi. Tanpa membuat roman tambahan, kumasukkan batang kemaluanku ke lubang meqi yg sdh siap tempur itu.

 

“Uugggghhhhhhhh.. mmmmppphhhhh.. terus genjot Masssss..!” desahnya.

 

Tanpa mencabut k0ntolku dari lubang, Revi membuat posisi balik,

 

“Ii.. iiiiiyaa begitu Mas teeruus..Mmmmmpphhhh!” Sekali lagi kelenturan hasil fitnest Revi membantu membalik posisi menungging tanpa kucabut batang kemaluanku yg masih menancap di liangnya.

 

Dgn gerakan katrol kuhujani celah pantat Revi dgn kencang. Akhirnya,

 

“Uuugggghh.. uggggghhhh aa.. agggggghhhh e.. ee.. enakk..!” teriakan kecil Revi membuatku semakin kencang menusuk meqinya dgn semakin dahsyat.
“Tunggu aku Vii.. kita sama-sama.. oyaaa.. oy.. yack.. Aaaaaggghhhh..!” desahku.

 

Kupeluk dari belakang tubuh yg terbalut dgn peluh, terasa nikmat sekali. Akhirnya malam ini Revi kewalahan setelah mengalami orgasme sampai lima kali hingga aku telat bangun pagi untuk jogging sambil melihat tubuh indah Tante Wulan lari pagi di Minggu yg cerah ini.

 

Hari ini masuk hitungan ke tiga hari aku ditinggalkan oleh istriku pulang mudik, fantasi Tante Wulan selalu hadir dalam kesepianku. Hingga tanpa kusadari pembantu Tante Wulan mengetuk pintu depan rumahku.

 

“Pak Teguh saya ke mari disuruh Juragan Putri minta bantuan Pak Teguh untuk memperbaiki laptop Juragan Putri,” kata pembantu Tante Wulan.

 

Ya.. inilah namanya ‘mendapat durian runtuh’.

 

“O ya, sebentar nanti saya susul.” kusuruh Bik Ijah pulang duluan.

“Assalamualaikum..” kekethuk pintu depan rumah Tante Wulan tanpa kudengar jawaban, hanya klethak.. klethok suara langkah kaki menuju pintu yg ternyata Tante Wulan sendiri yg datang.

“Silahkan masuk Dik Teguh, Tante mau minta tolong laptop Tante kena Virus. Mari langsung saja ke ruang kerja Tante.” Tanpa menunggu lagi aku masuk menuju ruang kerja Tante Wulan yg menurutku seperti kamar hotel.

 

Sejujurnya kukatakan aku sdh tdk karuan membayangkan hal-hal yg menggairahkan. Sambil aku menunggu Scan Virus berjalan, kutelusuri pelosok ruangan kerja Tante Wulan. Khayalanku buyar dgn kedatangan si pemilik ruang kerja ini. Pendek kata, sambil kerja aku di temani ngobrol oleh Tante Wulan kesana kesini sampai akhirnya Tante Wulan menyinggung rasa kesepiannya karena sering ditinggal suami dan tanpa kehadiran anak di rumah yg megah ini.

 

“Dik Teguh … tahu nggak betapa hampa hidup ini walau terguyur dan tertimbun harta begini tanpa kebersamaan suami dan hadirnya anak. Selain Om Bahar itu nggak bisa ngasih keturunan yg dapat memberikan kehangatan keluarga. Keadaan ini membuatku butuh teman untuk menghapus kekeringanku.” Mendengar cerita Tante Wulan membuat kelakianku langsung bangun.
“Perkawinanku diambang kehancuran karena kerasnya mertuaku menuntut kehadiran cucu-cucu untuk mewarisi peninggalan kakeknya. Sebenarnya jujur kukatakan Om Bahar nggak mau pisah dgnku, apapun yg terjadi. Malah pernah diluar kewajarannya sebagai seorang Suami Om Bahar pernah memintaku untuk membuat Bayi tabung.” Namun cerita Tante Wulan tdk seratus persen kuperhatikan, karena aku lebih tertarik melihat betis biji timun Tante Wulan dan pahanya tersingkap karena terangkat saat duduk di sofa.

 

Ternyata tanpa kusadari sebenarnya Tante Wulan memancing hasratku secara tdk langsung. Walau sedikit ragu aku semakin mengarahkan pembicaraan ke arah sex. Tanpa sadar aku pindah duduk di dekat Tante Wulan, dan tanpa permisi kupegang dan kuremas tangannya. Ternyata itu tdk mendapatkan penolakan sama sekali. Hingga akhirnya dalam posisi berdiri kudorong Tante Wulan ke tembok dan kucium bibir yg merah merekah delima itu.

 

Dgn hasrat yg menggebu-gebu aku agak sedikit kasar dalam permainan, sehingga terbawa emosi menyerang sekujur tubuh Tante Wulan yg tentunya takut ketahuan pembantu. Permainanku berhenti sejenak karena Tante Wulan berjalan bergegas menutup pintu. Dan mungkin karena Tante Wulan telah sekian lama kering tdk pernah tersiram air mani suaminya, dia terkesan terburu-buru.

 

Dgn cepat dia melepas pakaiannya satu persatu hingga menyisakan BH dan CDnya. Wowww.. betapa indahnya rumput tetangga dan betapa dahsyatnya gairah sexku. Kudorong Tante Wulan rebah di atas meja kerja dgn tangan kananku meremas payudaranya yg kenyal karena belum pernah melahirkan. Terasa nikmat sekali payudaranya kuremas-remas, sementara tangan kiriku melepaskan celana dalam biru lautnya.

 

Cerita Dewasa Ngentot Tante Hingga Pingsan

 

Aduh itu bulu-bulu halusnya membuatku merinding. Tdk kuingat aku siapa Wulan itu siapa.., Nilam dan Ziddan (anakku) yg sedang jauh di sana, semuanya kulupakan karena aku sdh terselimuti nafsu setan duniawi. Aku semakin menggila melumat dan menjilat, meraba serta meremas pantat Tante Wulan yg sekal plus mulus terawat ini. Tante Wulan menggelinjang kenikmatan merasakan pelayananku.

 

Meqi Tante Wulan ternyata masih teramat kuat mencengkeram k0ntolku yg membuatnya terbelalak kagum plus ngeri melihat bulu kucing yg kupasang di bawah ujung kepala kemaluanku. Tante Wulan tdk sabar menanti nikmatnya ditusuk pistol kejantananku. Lagi-lagi Tante Wulan kelewat terburu-buru menyerangku yg akhirnya aku merasa sedang diperkosanya.

 

Bulu kucing yg maha dahsyat tergantung setia selalu bertahun-tahun kupakai terasa sakit oleh hisapan dan kuluman serta gigitan giginya. Lidah Tante Wulan berputar memutari batang kemaluanku. Aku menggelinjang tdk karuan. Pikir punya pikir inilah hasil dari pikiran kotorku selama ini, ya sdh, kunikmati saja walau sakit.

 

Mendadak Tante Wulan ganas menyerangku, didorongnya aku ke sofa, dgn posisi duduk bersandar aku menerima tindihan tubuh indah Tante Wulan yg posisinya membelakangiku. Kemudian dipegangnya pistol gombyokku dan diarahkan ke meqinya. Lalu dgn ngos-ngosan Tante Wulan naik turun menekanku, ini berlangsung sekitar 15 menit. Kini posisi Tante Wulan menghadapku. Lagi-lagi dipegang k0ntolku dan dimasukkan ke liang meqinya.

 

Yesss…, ini baru membuatku merasa enak karena aku dapat dgn leluasa mengulum putingnya dan mengusap-usap bulu halus betis biji timunnya. Goyang sana goyang sini, sekarang dgn kekuatanku kuangkat tubuh Tante Wulan dgn posisi berdiri. Kunaik-turunkan dan kurebahkan di sofa tubuhnya. Kutaruh kaki indah ini di bahuku, kuhujani Tante Wulan dgn gesekan-gesekan tajam.

 

Dalam hal ini dia mulai merasa tdk tahan sama sekali, kakinya yg melingkar di bahuku semakin kencang menjepitku. Dia mengerang kenikmatan mencapai klimaks orgasme. Aku merasa heran, aku merasa belum mau keluar. Sdh berbagai posisi kulakukan, belum jg keluar. Tante Wulan semakin merintih kewalahan, aku tdk mau melepaskan hujanan-hujananku. Bulu kucing saktiku membantu membuatku dapat main sampai empat kali Tante Wulan mengalami orgasmenya. –cerita mesum

 

Hingga pada suatu ketika aku merasa mendekati puncak, kubiarkan batang kemaluanku tertanam dan tertimbun bulu-bulu kemaluannya yg tdk seharum punya Revi, istriku. Tanpa sadar aku terikat kenikmatan sedang main dgn istri orang. Lalu laharku muntah di dalam meqi bersamaan dgn orgasme Tante Wulan untuk yg kelima kalinya. Aku lemas dgn masih membiarkan k0ntolku yg terbenam dan tertimbun bulu meqinya. Aku terkulai merasa hangat di atas tubuh Tante Wulan yg basah oleh keringat.

 

Selanjtnya aku sadar, aku bangun tp kok Tante Wulan tdk bergerak. Ohh.., mungkin dia tertidur kenikmatan. Kutepis anganku dari pikiran yg tdk-tdk. Aduh mak, Tante Wulan ternyata pingsan. Tp melihat seonggok tubuh montok berbulu halus, gairahku tumbuh lagi. Perlahan kujilat dari ujung kaki sampai pangkal paha dgn membalik posisi pistolku menindCerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot

 

Petualanganku ini berlangsung terus tanpa setahu suami Tante Wulan dan Istriku. Sampai suatu hari kutahu Tante Wulan sedang hamil tua yg tdk lain karena mengandung benihku, tp yg membuat aku herann hubungan Tante Wulan dgn suaminya malah semakin tambah mesra. Kutahu jg belakangan hari mertua maupun orangtua Tante Wulan sering hadir di rumah yg letaknya di depan rumahku. Cerita sex, video bokep, foto sex paling hot dan nyata terbaru “Cerita Dewasa Ngesex Tante Sampai Pingsan” terbaru 2016

Save

Save

Save

tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,